Skip to main content

 Nama : Risty Novita Tesalonika Purba

 NIM : 190904093

 UTS MENULIS FEATURE DAN EDITORIAL

 Dosen Pengampu : Drs. Syarifuddin Pohan, M.Si, Ph.D/Sofiari Ananda, S.I.Kom, M.I.Kom

DENGAN “TULUS” MELEPAS HATI YANG HILANG

Siapa yang tak kenal Muhammad Tulus Rusydi atau mungkin lebih akrab dipanggil  dengan sebutan Tulus? Lagu dari laki-laki yang lahir pada 20 Agustus 1987 ini pasti tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Ia merupakan lulusan arsitektur Universitas Parahyangan, namun tidak menjadikannya manusia yang harus sesuai dengan gelar yang digapainya. Pada akhirnya, ia menjadi salah satu sosok yang ikut mengambil peran dalam industri musik Indonesia. Berniat hanya ingin menyalurkan bakatnya, kini lagu-lagunya selalu bisa diterima banyak kalangan, salah satunya “Hati-hati di Jalan”.

Menjadi top trending dan memecahkan rekor sejak dirilis pertama kali pada 3 Maret 2022, Tulus sukses menjadi penyanyi dengan banyak prestasi khususnya prestasi baru lewat lagu “Hati-hati di Jalan” ini. Penggalan lirik lagu yang dibuat dirinya sendiri, ditolong Ari Renaldi dan teman-temannya yang lain itu sukses merebut hati para pendengar karena dianggap relate dengan kisah cinta mereka. Tak hanya itu, Tulus juga menjadi satu-satunya penyanyi Indonesia dalam sejarah yang berhasil memasuki top 50 dalam Global Spotify Chart pada 8 Maret 2022.

Ku kira kita akan bersama

Begitu banyak yang sama

Latarmu dan latarku

Lirik diatas menceritakan bagaimana seseorang yang punya harapan tinggi dalam suatu hubungan dikarenakan banyak persamaan dalam berbagai hal namun nyatanya semua itu tinggal kenangan yang tak pernah bisa direalisasikan. Tentunya, dari hal tersebut kita bisa belajar bahwa kalimat “yang penting cocok” yang selalu kita lontarkan ketika ditanyakan ingin pasangan yang seperti apa tidak menjanjikan bahwa orang tersebut dapat bersama dengan kita selamanya.

Kau melanjutkan perjalananmu

Ku melanjutkan perjalananku

Pada akhirnya, takdir tak mengizinkan dua insan bersama walaupun sudah banyak yang harus dikorbankan, direlakan, dan diberikan. Meskipun larut dalam kesedihan karena sosok yang kemarin selalu ada didalam hidup sudah pergi meninggalkan, hidup tak berhenti begitu saja. Namun, perjalanan panjang menanti. Kini, dua insan tersebut harus melanjutkan hidupnya masing-masing dan mungkin akan bertemu lagi dengan sosok baru yang akan mengisi hari-hari mereka.

Salah satu lagu dari album Manusia ini membuat Tulus dijuluki sebagai “Digimon” atau Digital Monster Indonesia, yang memiliki arti bahwa penyanyi tersebut selalu merajai platform streaming music dan saat ini sudah ditonton sebanyak 47.000.000 kali hingga Rabu (6/4) pukul 15.02 WIB.


Comments